powered by Coinlib

PC. PMII Kukar Tolak Biaya Administrasi 5 Juta Dalam Konkorcab IX Kaltimra


Warna Etam – Lama tidak terdengar gaungnya, Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PKC PMII) Kalimantan Timur  akan melaksanakan Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) Se-Kaltimra dalam rangka melakukan regenerasi di tubuh PMII Kalimantan Timur.

Semula, ide ini disambut baik oleh Pengurus Cabang PMII yang ada di Kabupaten/Kota di Kaltim sebab ini akan menjadi awal yang bagus untuk memperbaiki PMII di Kalimantan Timur agar terjalin koordinasi yang bersinergi sebab agenda Konkorcab juga seiring dengan semangat Hari Lahir PMII ke-58 di tahun 2018.

Namun, beredarnya surat pemberitahuan tentang pelaksanaan Konkorcab dengan nomor 019.BPK-PKC-IX.X-04.02-01.A-I.4.2018  sangat mengejutkan. PKC PMII Kaltimra melalui Badan Pekerja Konkorcab (BPK) membuat aturan yang tidak sesuai. Pada surat pemberitahuan tersebut tertera tentang syarat-syarat untuk menjadi Ketua PKC PMII Kaltimra 2018-2020 harus membayar uang administrasi sejumlah Rp.5.000.000.

Pelaksanaan Konkorcab PKC PMII Kaltimra IX akhirnya menuai respon dari sejumlah kader dan anggota PMII Se-Kaltimra yang ada di Kabupaten/Kota di Kaltim diantaranya adalah PC. PMII Kukar. Melalui Ketua Umum PC. PMII Kukar Muhammad Fauzan mengatakan “PMII adalah organisasi non profit dan independen bukan Partai Politik, oleh karenanya kami menolak dengan tegas terhadap mahar sebesar 5 juta rupiah sebagai syarat calon ketua PKC PMII Kaltimra, jelas ini menyalahi AD/ART organisasi” pungkasnya.

Saat berita ini diturunkan media WarnaEtam.com telah melakukan konfirmasi pada pihak BPK PKC PMII Kaltimra tentang uang mahar tersebut dan dijawab langsung bahwa “Iya sahabat sesuai persyaratan yang sudah tercantum di surat pemberitahuan”.

PC. PMII Kukar Tolak Biaya Administrasi 5 Juta Dalam Konkorcab IX Kaltimra PC. PMII Kukar Tolak Biaya Administrasi 5 Juta  Dalam Konkorcab IX Kaltimra Reviewed by Radja Tutor on April 16, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.